The Qur’an Memorisation Learning Model for Children with Hearing and Speech Disabilities: Challenges and Implementable Solutions at Jamhariyah Islamic Boarding School in Yogyakarta
Keywords:
Challenges, Deaf People, Model, Memorising the Qur'an, SolutionsAbstract
This study is grounded in the researcher’s interest in the instructional models employed by teachers to facilitate Qur’anic memorization for children with hearing and speech impairments. These children commonly face dual limitations, not only in auditory perception but also in verbal communication. The primary objective of this research is to explore the learning model, challenges, and pedagogical solutions implemented in the tahfidz (Qur’anic memorization) program at Pesantren Jamhariyah for students with such disabilities. This research adopts a qualitative descriptive approach, wherein data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. The data sources were obtained directly from key informants, including the caretakers of Pesantren Jamhariyah Yogyakarta, tahfidz instructors, and students with hearing and speech impairments. Data analysis involved several stages: data collection, data reduction, data categorization, and drawing conclusions. The validity of the data was ensured through triangulation of sources and techniques. The findings reveal that the Qur’anic memorization model applied at Pesantren Jamhariyah is based on a mastery learning approach. This includes individualized instruction, setoran (memorization submission) and muraja’ah (revision) strategies, the use of sign language, specifically Arabic Sign Language (ASL), and repetitive techniques. The implementation of this model poses several pedagogical challenges that require targeted solutions from educators. It is anticipated that the results of this study may serve as a valuable reference for educators seeking to implement inclusive Qur’anic memorization instruction.
References
Andreansyah, R., Purnomo, A. M., & Setiawan, K. (2024). Penerapan Komunikasi Non Verbal di Yayasan Penyandang Disabilitas. Karimah Tauhid, 3(1), 726–738. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i1.11514
Arifin, Z. (2020). Kajian Program Tahfidz terhadap Pembelajaran Formal dan Non-Formal. Journal Islamic Studies, 1(1), 113–125. https://doi.org/10.32478/jis.v1i1.810
Ayu, M., Sari, F. M., & Muhaqiqin. (2021). Pelatihan Guru dalam Penggunaan Website Grammar sebagai Media Pembelajaran Selama Pandemi. Jurnal Al Mu’awanah, 2(1), 49-55.
Azizah, D. D., & Murniyetti, M. (2023). Pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an Dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik. An-Nuha, 3(1), 60–73. https://doi.org/10.24036/annuha.v3i1.275
Hamhij, M. I. F. (2023). Model Pembelajaran Tahfidz Al-Quran Dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Siswa di SMPI Al Azhar 3 Bintaro Tangerang Selatan (Tesis). Institut PTIQ Jakarta.
Khairani, M. (2013). Psikologi Belajar. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Lubna, Sulhan, A., Astuti, F. H., Aziz, A., Hadi, Y. A., Rizka, M. A., & Sarilah. (2021). Pendidikan Inklusi. Mataram: Sanabil.
Milania, M., & Dahlan, M. (2021). Kemampuan Membaca Al-Qur’an Bagi Anak Tunarungu. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(1), 11–19. https://doi.org/10.32832/jpls.v15i1.4619
Nurhayati, S., Hermawan, I., & Farida, N. A. (2023). Meningkatkan Karakter Islami Siswa Melalui Program Tahfidz Qur'an di Lembaga Pendidikan. Hijri: Jurnal Manajemen Kependidikan dan Keislamanhas, 12(1), 64-70. https://doi.org/10.30821/hijri.v12i1.16590
Pambudi, R. K., Sarjono, J., & Mukhlisah, I. (2023). Penerapan Metode Abata dalam Membantu Hafalan Al-Qur'an Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu di Pondok Pesantren Abata Temanggung Tahun 2023. Al’Ulum Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 203–212. https://doi.org/10.54090/alulum.282
Purniasihi, K. L., Septiani, N. P. A., Rohmah, N., Sapura, W., & Wijaya, S. (2024). Pengembangan Media Visual Pembelajaran Untuk Kelancaran Bekomunikasi Dengan Bahasa Isyarat Anak Tunarungu di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Kajian Multidisipliner, 8(1), 192-195.
Purwowibowo, Hendrijanto, K., & Trihartono, A. (2019). Mengenal Pembelajaran Komunikasi Total Bagi Anak Tunarungu. Yogyakarta: Pandiva Buku.
Republik Indonesia. (2005). Peraturan Pemerintah Nomor 199 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta.
Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas, Pub. L. No. No. 8 tahun 2016. Jakarta.
Setianto, G., & Risdiani, R. (2022). Metode Menghafal Al Quran bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti), 3(1), 54-59. https://doi.org/10.26753/empati.v3i1.758
Siallagan, S., & Harsiwi, N. E. (2024). Peran Guru dan Orang Tua dalam Mendukung Pembelajaran Anak Tuna Rungu di Sekolah Luar Biasa (SLB) PGRI Kamal, Bangkalan. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 1(3), 147–155.
Siregar, H.D., & Hasibuan, Z. E. (2024). Pendidikan Agama Islam: Pengertian, Tujuan, Dasar, dan Fungsi. Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(5), 125–136. https://doi.org/10.59841/intellektika.v2i5.1520
Suara, D. T. (2024). Fakta Penting Tentang Penyandang Disabilitas Rungu Wicara di Indonesia. Kompasiana.com. Diakses pada https://www.kompasiana.com /duniatanpasuara/66e177a8ed6415119617f352/fakta-penting-tentang-penyandang-disabilitas-rungu-wicara-di-indonesia.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Wahab, R. (2015). Psikologi Belajar (1st ed.). Jakarta: Rajawali Pers.
Wardani, L., Taufiq, H. N., & Umiarso, U. (2023). Metode Pembelajaran Al-Qur’an dalam Metode Iqro’ bagi Penyandang Tunarungu. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 326–347. https://doi.org/10.46963/alliqo.v8i2.1151












