Fitrah dan Perkembangan Manusia Dalam Al-Qur’an dan Hadis (Tinjauan Filsafat Pendidikan Eksistensialis)

Authors

  • Ridhatullah Assya'bani Sekolah Tinggi Ilmu Alqur'an (STIQ) Amuntai
  • Mahyuddin Barni Pascasarjana UIN Antasari Banjarmasin
  • Abdul Basir Pascasarjana UIN Antasari Banjarmasin
  • Ahmad Khairuddin Pascasarjana UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.14421/ref.v25i1.6366

Keywords:

fitrah, Perkembangan Manusia, Al-Qur'am dan Hadis, Pendidikan, Filsafat Eksistensialis

Abstract

Dunia saat ini dihadapkan pada—apa yang disebut oleh Ziauddin Sardar sebagai—global problematique, problem yang terintegrasi dengan berbagai peristiwa global. Situasi ini tanpa disadari telah melupakan fitrah dan bagaimana seharusnya manusia dalam perkembangannya yang kemudian mengakibatkan krisis eksistensial yang pada akhirnya menimbulkan berbagai masalah yang diakibatkan manusia. Usaha untuk melakukan perubahan pada akhirnya menjadi utopis dan nyaris mustahil. Gagasan dalam Filsafat Pendidikan Eksistensialis dinantikan untuk menjadi tawaran alternatif bagi kemelut ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggali kembali fitrah dan perkembangan manusia yang bersumber dari al-Qur’an dan Hadis agar menumbuhkan eksistensi manusia sebagaimana yang telah ditentukan oleh Allah. Dengan menggunakan kajian pustaka (library research) bertujuan untuk mengkaji fitrah dan perkembangan manusia dalam al-Qur’an dan Hadis dalam bingkai Filsafat Pendidikan Eksistensialis. Dari kajian ini menghasilkan bahwa secara fitrah, manusia diposisikan dan menyadari bahwa dirinya sebagai khalifah dimuka bumi untuk selalu beribadah kepada Allah SWT dan menjaga kelangsungan kehidupan. Dalam perkembangannya, manusia harus membekali dirinya dengan pikiran yang jernih dan character building

Abstract viewed: 20 times | PDF downloaded = 20 times

References

Alfred North Whitehead, Proces and Reality (New York: The Free Press, 1979)

Al-Ghazali, Ihya’ ‘Ulum al-Din, Juz III (Beirut: Dar al-Ma‘rifah, 2005)

Al-Raghib al-Isfahani, Mufradat Alfaz al-Qur’an (Damaskus: Dar al-Qalam, 2009)

Anton Bakker dan Achmad Charris, Metodologi Penelitian Filsafat (Yogyakarta: Kanisius, 1990).

Conrad H. Waddington, The Man-Made Future (London: Croom Helm, 1978)

Dikutip oleh Muhmidayeli dalam Filsafat Pendidikan, dari Harnold H. Titus, dkk., Persoalan-Persoalan Filsafat, (Terj. H.M Rasyidi, Jakarta: Bulan Bintang, 1984)

Hans-Georg Gadamer, Truth and Method, trans. Joel Weinsheimer & Donald G. Marshall (London: Bloomsbury Academic, 2013)

Ibnu Mazhur, Lisan Al-Arabiy, (Beirut: Dar Al-Tarats Al-Arabiy, 1992), Jilid V

Ibnu Sina, Al-Najāt, ed. Majid Fakhry (Beirut: Dar al-Āfāq al-Jadīdah, 1985)

Ismail Raji al-Faruqi, Al-Tawhid: Its Implications for Thought and Life (Herndon, VA: IIIT, 1982)

Jean Paul Sartre, Existentialism and Humanism, (terj. Ph. Mairet) (London: Methuen, Co dan Ltd, 1948)

Jean-Paul Sartre, Being and Nothingness, trans. Hazel E. Barnes (London: Routledge, 2003)

Jean-Paul Sartre, Existentialism Is a Humanism, trans. Carol Macomber (New Haven: Yale University Press, 2007)

K. Bartens, Etika, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2004)

M. Quraish Shihab, Wawasan al-Qur’an (Bandung: Mizan, 1996)

Mahmud Yunus, Kamus Arab-Indonesia (Jakarta: Yayasan Penyelenggaraan Penterjemahan dan Tafsir Al-Qur’an, 1973)

Maurice Merleau-Ponty, Phenomenology of Perception, trans. Colin Smith (London: Routledge, 2002)

Muhmedayeli, Filsafat Pendidikan (Bandung: PT. Refika Aditama, 2011)

Mulla Sadra, The Transcendent Philosophy of Mulla Sadra (al-Hikmah al-Muta‘aliyah fi al-Asfar al-‘Aqliyyah al-Arba‘ah), trans. Ibrahim Kalin (Tehran: Institute for Humanities and Cultural Studies, 2001)

Paul Ricoeur, Interpretation Theory: Discourse and the Surplus of Meaning (Fort Worth: Texas Christian University Press, 1976)

Selengkapnya lihat Achmad Fawaid, Sumbangsih Pendidikan Islam dalam Pembentukan Generasi Eksistensialis (Rekonstruksi Pemikiran Mulla Sadra dan Jean P. Sartre), dalam Jurnal At-Turas (IA Nurul Jadid, Probolinggo), Vol. 3 No. 1, 13-16

Søren Kierkegaard, The Sickness Unto Death, trans. Alastair Hannay (London: Penguin, 1989)

Wilhelm Dilthey, Selected Works, Volume IV: Hermeneutics and the Study of History, ed. Rudolf A. Makkreel & Frithjof Rodi (Princeton: Princeton University Press, 1996)

Ziauddin Sardar, The Future of Muslim Civilisation, (terj. Rahmani Astuti, Rekayasa Masa depan Islam) (Bandung: Mizan, 1989)

Downloads

Published

2025-12-26