Identifikasi Kemudahan Penyandang Difabilitas dalam Melakukan Pergerakan dengan Menggunakan Moda Transportasi

Ratna Eka Suminar


DOI: https://doi.org/10.14421/ijds.020107

Abstract


The accessibility of transportation for people with disabilities in Yogyakarta remains a serious challenge. The city’s public transportation has not yet met the accessibility standard, which in turn prevents persons with disability from social and economic participation. Based on the experience of people with disabilities in Yogyakarta, this paper shows the various barriers they experience in using public transportation. It is hoped that the findings will help the government to develop a policy on public transportation that ensures accessibility for persons with disabilities.

[Penyandang difabilitas di Kota Yogyakarta belum sepenuhnya mendapatkan kemudahan dalam mengakses dan memanfaatkan moda transportasi. Salah satunya adalah belum adanya kemudahan dalam mengakses angkutan umum. Hal itu disebabkan oleh fasilitas pada angkutan umum yang masih belum memenuhi standar kemudahan bagi para penumpang penyandang difabilitas. Berbagai permasalahan terkait pemenuhan hak para difabel khususnya dalam bidang transportasi yang ditemukan di dalam penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi pemerintah di dalam merumuskan suatu kebijakan yang dapat mengakomodasi kebutuhan para penyandang difabilitas khususnya dalam bidang transportasi.]


Keywords


Difabel; Penyandang Difabilitas; Kemudahan; Pergerakan; Moda Transportasi

Full Text:

PDF

References


Azwar, S., (2001). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

_________, (2011). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

David, L E V, Matulessy, A, dan Pratikto, H., (2014). "Pola Asuh Demokratis, Kemandirian dan Motivasi Berprestasi Pada Mahasiswa." Persona, Jurnal Psikologi Indonesia. Vol 3 No 1, hal 65-70.

Djamarah, S.B., (2002). Psikologi Belajar. Jakarta: Penerbit Aneka Cipta

Hadikasma, P., (1982). Orientasi dan Mobilitas Tunanetra. Yogyakarta: Proyek Pengembangan Peningkatan Perguruan Tinggi Universitas Negeri Yogyakarta.

Haditono, S.R., (1979). "Achievement Motivation, Parent’s Educational Level and Child Rearing Practice In Four Occupational." Disertasi (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Martianah, S.M., (1984). "Motif Sosial Remaja Jawa dan Keturunan Cina Suatu Studi Perbandingan." Disertasi. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.

Mitra Netra. Latar Belakang Yayasan Mitra Netra. diunduh, tanggal 7 September 2015 dari www.mitranetra.or.id)

McClelland, D.C., (1987). Human Motivation. New York: Cambridge University Press.

Nawawi, A. Orientasi dan Mobilitas Bagi Penyandang Cacat Netra. Makalah. Bandung: Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Bandung.

Sasraningrat, F.H., (1981). Metode Khusus Tunanetra. Yogyakarta: Federasi Kesejahteraan Tunanetra Indonesia.

Sasraningrat, (1984). Orthodidatik Anak Tunanetra. Jakarta: Depdikbud.

Suparman, (2000). "Konsep Diri, Motivasi Berprestasi dan Prestasi Belajar Remaja Yang Diasuh Di Panti Asuhan Anak Sistem Asrama dan Sistem Keluarga." Tesis (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada.




Copyright (c) 2015 Ratna Eka Suminar