Urgensi Ketersediaan Juru Bahasa Isyarat pada Khutbah Jum’at bagi Tuli
Main Article Content
Abstract
Penyandang disabilitas Muslim mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai pemeluk agama untuk mendapat ilmu agama dan beribadah. Penyandang disabilitas khususnya Tuli ketika pelaksanaan shalat Jumat, diharapkan memiliki akses untuk dapat memahami khutbah yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengadvokasi kebutuhan Tuli di masjid, agar kebutuhan akses komunikasi dan informasi bagi Tuli dapat terwujud di ruang khutbah Jumat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Informan ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan merupakan sumber data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh responden menyarankan hal yang sama yakni pengurus masjid sebaiknya memiliki sensitif akses disabilitas. Artinya mereka memperhatikan jamaah disabilitas atau yang memiliki kebutuhan khusus, tidak hanya Tuli namun juga ragam disabilitas lainnya. Dibutuhkan kerjasamanya dari pengurus masjid, khotib dan juru Bahasa isyarat agar kebutuhan akses komunikasi dan informasi bagi Tuli dapat terwujud di ruang khutbah Jumat.
Downloads
Article Details
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
* Author(s) are the copyrigth holder(s) of their published articles and to retain publishing rights without restrictions.
References
Abubakar, A. (2017). Reinterpretasi Shalat Jumat (Kajian Dalil dan Pendapat Ulama). Media Syari’ah: Wahana Kajian Hukum Islam Dan Pranata Sosial, 13(2), Art. 2. https://doi.org/10.22373/jms.v13i2.1785
Anggraini, N. (2016). Maintenance Relationship Mahasiswa Difabel pada Komunikasi Interpersonal dalam Menjalin Keakraban (Studi Deskriptif Kualitatif di Kalangan Mahasiswa Difabel yang Tunanetra dan Tunarungu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) [Skripsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta]. http://digilib.uin-suka.ac.id/24758/
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (14 ed.). Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif & Desain Riset: Memilih Di Antara Lima Pendekatan (Ed. 3). Pustaka Pelajar.
Effendi, J. (2018). Penjurubahasaan dalam Bahasa Isyarat. Temu Juru Bahasa Isyarat. Kongres Bahasa Indonesia, Yogyakarta. https://repositori.kemdikbud.go.id/10217/1/PENJURUBAHASAAN%20DALAM%20BAHASA%20ISYARAT.pdf
Emmorey, K., Thompson, R., & Colvin, R. (2009). Eye Gaze During Comprehension of American Sign Language by Native and Beginning Signers. Journal of Deaf Studies and Deaf Education, 14(2), 237–243. https://doi.org/10.1093/deafed/enn037
Fitriyani, A. S. (2019). Strategi Dakwah Islamiyah Pada Penyandang Tunarungu (Studi Kasus Pada Majelis Ta’lim Tuli Indonesia, Jakarta Selatan [Diploma, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten]. http://repository.uinbanten.ac.id/4006/
Fuady, M. T. (2017). Kedudukan Hukm Khutbah dalam Shalat Jum’at (Analisis Perbandingan Antara Mazhab Syafi’i dan Mazhab Zhahiri) [Skripsi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh]. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/4080/1/Muhammad%20Tanwir%20Fuady.pdf
Haenudin. (2013). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu: Peserta Didik Berkebutuhan Khusus dengan Hambatan Pendengaran. Luxima.
Hidayatullah, Moch. S. (2016). Bahasa Komunikasi Nonverbal: Pengirim Pesan Tanpa Kata. UIN Syarif Hidayatullah. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32442
Koesno, D. (2022, Februari 22). Apa Saja Keutamaan Hari Jumat Bagi Umat Islam & Amalan Sunnah Jumat [Berita]. tirto.id. https://tirto.id/apa-saja-keutamaan-hari-jumat-bagi-umat-islam-amalan-sunnah-jumat-f4Cf
Kunnen, E. S. (2014). Identity Development in Deaf Adolescents. The Journal of Deaf Studies and Deaf Education, 19(4), 496–507. https://doi.org/10.1093/deafed/enu010
Lembaga Bahtsul Masail PBNU, Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), Pusat Studi Layanan dan Disabilitas (PSLD) Universitas Brawijaya, YAKKUM, & The Asia Foundation. (2018). Fiqih Penguatan Penyandang Disabilitas. Lembaga Bahtsul Masail PBNU.
Maftuhin, A. (2014). Aksesibilitas Ibadah bagi Difabel: Studi atas Empat Masjid di Yogyakarta. INKLUSI Journal of Disability Studies, 1(2), Art. 2. https://doi.org/10.14421/ijds.010207
Maftuhin, A. (2019). Masjid Ramah Difabel: Dari Fikih ke Praktik Aksesibilitas. LKiS.
Maftuhin, A., & Aminah, S. (2020). Universitas Inklusif: Kisah Sukses atau Gagal? INKLUSI, 7(2), Art. 2. https://doi.org/10.14421/ijds.070206
Marzuki. (2006). Ibadah Jumat dan Penyusunan Naskah Khutbah [Makalah]. Pelatihan Khutbah UKKI UNY, Yogyakarta. https://docplayer.info/48326378-Ibadah-jum-at-dan-penyusunan-naskah-khutbah-oleh-dr-marzuki-m-ag.html
Mustarjudin, M. (2017). Efektivitas Juru Bahasa Isyarat Khutbah di Masjid UIN Sunan Kalijaga. INKLUSI, 4(2), Art. 2. https://doi.org/10.14421/ijds.040206
Ombudsman RI. (2022, Desember 8). Aksesibilitas Pelayanan Publik [Organisasi]. Ombudsman Republik Indonesia. https://ombudsman.go.id:443/perwakilan/news/r/pwkinternal--aksesibilitas-pelayanan-publik
Ristiyanti, R. (2019). Pengembangan Modul Fisika Berbasis Pop-Up Book untuk Memfasilitasi Siswa Tunarungu pada Materi Pokok Getaran Gelombang dan Bunyi di SMALB B [Skripsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/35888/
Ristiyanti, S. (2020). Aksesibilitas Pembelajaran Kimia di Sekolah Menengah Atas. INKLUSI, 7(2), Art. 2. https://doi.org/10.14421/ijds.070207
Sarwat, A. (2018). Hukum-hukum Terkait Ibadah Shalat Jumat. Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Raden Fatah Palembang. http://eprints.radenfatah.ac.id/2461/
Sejuk. (2016, September 28). Perjuangan Komunitas Difabel Mendapat Hak Beribadah [Organisasi]. SEJUK. https://sejuk.org/2016/09/28/perjuangan-komunitas-difabel-mendapat-hak-beribadah/
Sheridan, M. (2001). Inner Lives of Deaf Children: Interviews and Analysis. Gallaudet University Press.
Soemartono. (2018). Modul Perkuliahan: Komunikasi Nonverbal dalam Komunikasi Antar Budaya [Pendidikan]. Universitas Esa Unggul. https://lms-paralel.esaunggul.ac.id/pluginfile.php?file=%2F94861%2Fmod_resource%2Fcontent%2F1%2FModul%20perkuliahan%20sessi%2010%205867%20KMI401%20112018.pdf
Solider. (2017, Januari 19). Forum Penguatan Hak Penyandang Disabilitas DIY Kawal Perda Disabilitas Kota Yogyakarta | Solider News [Organisasi]. Solider: Beranda Inklusi & Informasi Difabel. https://www.solider.id/2017/01/19/forum-penguatan-hak-penyandang-disabilitas-diy-kawal-perda-disabilitas-kota-yogyakarta
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D (cet. 6). Alfabeta.
Tejomukti, R. A. (2022, Januari 10). Jangan Pernah Belajar Agama tanpa Guru Mumpuni, Ini Alasannya [Berita]. Republika Online. https://republika.co.id/share/r5gwdo320
Wahab, M. R. (2022, September 6). Bolehkah Belajar Ilmu Agama tanpa Guru? [Berita]. Hidayatullah.com. https://hidayatullah.com/konsultasi/konsultasi-syariah/2022/09/06/236190/bolehkah-belajar-ilmu-agama-tanpa-guru.html
Wahyudin, Y. M. (2020). Kekuasaan dalam Relasi Bahasa: Refleksi Pengalaman Penutur Bahasa Isyarat di Yogyakarta. INKLUSI Journal of Disability Studies, 7(1), Art. 1. https://doi.org/10.14421/ijds.070103
World Health Organization, & World Bank. (2011). World Report on Disability 2011. World Health Organization. https://apps.who.int/iris/handle/10665/44575