Peningkatan Kemampuan Menulis Anak Autis dengan Multisensory Alphabet Bergambar (MAB)

Khoirul Bariyyah
* Institu Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga

DOI: https://doi.org/10.14421/ijds.050205

Abstract


The increase in the number of autistic children from year to year is not accompanied by an increase in the number of instructional media that are suitable for them, especially the writing skill media. While some has argued against, writing ability is one of the essential skills taught to children. Therefore, the researcher tries to create a learning medium that is suitable for them. The researcher used the Research and Development (R & D) method designed by Borg & Gall. The resulting media was then tested, and the result showed that the use of multisensory and images in learning media could increase the motivation and understanding of autistic children. Their writing ability rose from 1.71 to 3. However, this media still has a drawback: the subjectivity of the image.

[Peningkatan jumlah siswa autis dari tahun ke tahun tidak disertai dengan peningkatan jumlah media pengajaran yang sesuai untuk mereka, khususnya media pembelajaran menulis. Kemampuan menulis merupakan salah satu kemampuan yang penting diajarkan kepada anak. Oleh sebab itu peneliti mencoba membuat sebuah media pembelajaran yang sesuai untuk mereka. Peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) yang dirancang oleh Borg & Gall. Media yang dihasilkan kemudian diuji dan hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan multisensori dan gambar dalam media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman anak autis. Kemampuan menulis mereka meningkat dari 1,71 menjadi 3. Namun demikian, media ini tetap memiliki kekurangan yakni subjektivitas gambar.]


Keywords


picture-based multisensory alphabet; children with autism; writing skill improvement; Multisensoric Alphabet Bergambar; kemampuan menulis anak autis; media belajar anak autis

Full Text:

PDF

References


Ahmad Susanto. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini: pengantar dalam berbagai aspeknya. Kencana.

AM. (2017, Agustus).

Amar. (2017, Agustus).

Ambita Sukma, L. (2013). Pengaruh Pendekatan Kontekstual terhadap Kemampuan Menulis Anak Auits di SD Inklusi Putra Harapan Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Khusus, 1(1). Diambil dari https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/1782

Anna Craft. (2003). Membangun Kreativitas Anak. (M. Chairul Anam, Penerj.). Jakarta: Inisiasi Press.

Assjari, M., & Sopariah, E. S. (2011). Penerapan Latihan Sensorimotor Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Pada Anak Autistic Spectrum Disorder. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(2), 225-243–243. https://doi.org/10.24832/jpnk.v17i2.20

Azhar Arsyad. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Perasada.

Badruz Zaman, & Cucu Eliyawati. (2010). Media Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurusan Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. Diambil dari http://file.upi.edu/browse.php?dir=Direktori/FIP/JUR._PGTK/197010221998022-CUCU_ELIYAWATI/

Choinisa Nirahma P, & Ika Yuniar C. (2012). Metode Dukungan Visual Pada Pembeajaran Anak dengan Autisme. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 1(2), 1–8.

Djamarah, S. B., & Aswan Zain. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. Diambil dari /free-contents/index.php/buku/detail/strategi-belajar-mengajar-syaiful-bahri-djamarah-dan-aswan-zain-30558.html

Febriana, Y. (2015). Penggunaan Metode Fonik pada Pengembangan Literasi Siswa TK Autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 7(2). Diambil dari https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/12126

Fitriani, Anisa & Tri Kurniati Ambarini. “Hubungan antara Hardiness dengan Tingkat Stres Pengasuhan pada Ibu dengan Anak Autis”. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Vol. 02 N0. 2 Agustus 2013. 34-40.

Francine Brower. (2012). 100 Ide Membimbing Anak Autis. (Amanda Setiorini & Yuki Anggia Putri, Ed., Novita Heny Purwanti, Penerj.). Jakarta: Esensi. Diambil dari http://inlislite.dispusip.jakarta.go.id/dispusip/opac/detail-opac?id=58549

Gall, M. D., Borg, W. R., & Lietke, G. E. (1983). Educational Research: an introduction. New York: Longman.

Genovivus Seran, G., & Ardianingsih, F. (2018). Metode VAKT Bermedia Marbel terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Anak Autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 10(2). Diambil dari https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/24534

Haryati, S. (2013). Reseacrh and Development (R&D) sebagai Salah Satu Model Penelitian dalam Bidang Pendidikan. Majalah Ilmiah Dinamika, 37(1), 11–26.

Hidayat. (1986). Definisi Efektifitas. Bandung: Angkasa.

HT. (2017, Agustus).

John W. Santrock. (2008). PerkembanganAnak. (Wibi Hardani, Ed., Mila Rachmawati & Anna Kuswanti, Penerj.) (Vol. 2008). Jakarta: Erlangga.

Krisma, R. (2014, Juli 11). Pengembangan Bahan Ajar: Pemilihan Bahan Ajar. Diambil 16 Oktober 2018, dari http://pengembanganbahanjar.blogspot.com/2014/07/pemilihan-bahan-ajar.html

Latif, M. (2016). Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini Teori & Aplikasi. Prenada Media.

Lilik Sriyanti. (2016, Agustus).

Maja Pitamic. (2013). Child’s Play Permainan dan Aktivitas Montessori untuk bayi dan balita anda. (Rianayati Kusmini Pancasari, Penerj.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Masnipal. (2014). Siap Menjadi Guru & Pengelola PAUD Profesional. Elex Media Komputindo.

Mayer, R. E., & Sims, V. K. (1994). For Whom Is a Picture Worth a Thousand Words? Extensions of a Dual-Coding Theory of Multimedia Learning. Journal of Educational Psychology, 86(3), 389–401.

Moh Wildan Mukholadun M. (2014, Maret 12). Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini. Diambil 16 Oktober 2018, dari https://www.kompasiana.com/wildantoci/54f822e2a33311af608b4c4a/prinsip-pendidikan-anak-usia-dini

Montessori, M. (2008). The Absorbent Mind, Pikiran yang Mudah Menyerap: Karya Klasik di Bidang Pendidikan dan Perkembangan Anak untuk Para Pendidik dan Orang Tua. (Dariyanto, Penerj.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Montessori, M., George, A. E., & Holmes, H. W. (1912). The Montessori method; scientific pedagogy as applied to child education in “The children’s houses” with additions and revisions by the author,. New York: Frederick A. Stokes Co.

Mutia Ramadhani, & Ilham. (2016, April 8). Jumlah Penyandang Autisme Terus Meningkat. Republika Online. Diambil dari https://republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/16/04/08/o5anig361-jumlah-penyandang-autisme-terus-meningkat

Permendikbud No 137 (2014).

Permendikbud No. 146 (2014).

Pranasafitri, R. (2014). Teknik Doodling terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Anak Autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 6(6). Diambil dari https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/8570

Rohmatun Nisak, B. (2016). Penerapan Finger Painting dalam Upaya Meningkatkan Ketrampilan Menulis Anak Autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 8(2). Diambil dari https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/17022

Siegel, B. (1996). The World of the Autistic Child. Understanding and Treating Autistic Spectrum Disorders . New York: Oxford University Press.

Siegel, B. (2008). Getting the best for your child with autism: an expert’s guide to treatment. New York; London: Guilford.

Soemarmo Markam. (1989). Pengenalan Kesulitan Belajar dan DMO,. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI.

Suci Pujiastuti. (2017, Agustus).

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Uli Fatwati. (2017, Agustus).

Widoyoko, S. E. P. (2009). Evaluasi program pembelajaran: panduan praktis bagi pendidik dan calon pendidik. Pustaka Pelajar.

Y. Handojo. (2013). Autisme pada Anak. Bhuana Ilmu Populer.

Zaman, B. (2007). Media dan Sumber Belajar TK. Dalam Esensi Sumber Belajar dalam Pembelajaran Anak Usia Dini (Vol. 1, hlm. 1–39). Jakarta: Universitas Terbuka. Diambil dari http://repository.ut.ac.id/4700/




Copyright (c) 2018 Khoirul Bariyyah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.