IDENTIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BAGI PESERTA DIDIK DIFABEL NETRA DAN RUNGU PADA SMA/MA INKLUSI DI YOGYAKARTA

Agus Kamaludin
* Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga

DOI: https://doi.org/10.14421/ijds.2205

Abstract


Identification of learning media is the first step of series activities in inclusive setting research. The availability of chemistry learning media, obstacles encountered by teachers in modifying the media, and solutions that can be done to meet the needs of chemistry learning media for blind and deaf students ininclusive school in Yogyakarta need to be investigated. A descriptive qualitative research using data collecting techniques of observation, interview, attitude scale filling and document analysis has done. This research finds the fact that chemistry learning media for blind and deaf students are very limited, it is caused by the fact that the teachers had never follow any training for developing chemistry learning media for disabled student. As a recommendation, the solution to fulfill the needs of chemistry learning media is by providing training for teacher and developing media through undergraduate students’ final thesis.

Keywords


Chemistry learning media; blind student; deaf student; inclusive school

Full Text:

PDF

References


Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana.

Gunahardi & Wardani, E. (2011). Upaya Peningkatan Akses Pendidikan Melalui Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen. JRR, Volume 20, No. 20, Hal. 8-12

Maftuhatin, L. (2014). Evaluasi Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kelas Inklusif di SD Plus Darul ‘Ulum Jombang. Jurnal Studi Islam, Volume 5, No. 2, Hal. 201-207.

Arifin, M. (2000). Strategi Belajar Mengajar Kimia, Prinsip dan Aplikasinya Menuju Pembelajaran yang Efektif. Bandung: Common Textbook, Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Pendidikan Bandung Mulyasa, E. (2009). KTSP: Sebuah Panduan Praktis. Bandung: Remaja Rosdakarya. Praptiningrum, N. (2010). Fenomena Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Khusus, Volume 7, No. 2, Hal. 32-39.

Prastiyono. (2013). Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusi. Jurnal Administrasi Publik, Volume 11, No. 1, Hal. 117-128.

Rof’ah, Andayani, Muhrisun. (2010). Inklusi pada Pendidikan Tinggi: Best Practices Pembelajaran dan Pelayanan Adaptif Bagi Mahasiswa Difabel Netra. Yogyakarta: PSLD UIN Sunan Kalijaga.

Smith, D. (2012). Konsep dan Penerapan Pembelajaran Kelas Inklusi. (Terjemahan: Denis & Enrika). Bandung: Nuansa. (Buku asli diterbitkan tahun 1998)

Soemantri, T. S. (2006). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: PT Rafika Aditama. Sunanto, J. (2008). Pendidikan Inklusif. Diambil pada 26 November 2016, pkl.10:07 dari http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR. Pend.Luarbiasa/196105151987031juangsunanto/pendidikan inklusif.pdf Suparno. (2001). Pendidikan Anak Tunarungu(Pendekatan Otodidaktik). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Utina, S. (2014).Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Volume 2, No. 1, Hal. 72-78.

Wardani. (2008). Pengantar Pendidikan Luar Biasa. Jakarta: Universitas Terbuka.




Copyright (c) 2017 Agus Kamaludin