EFEKTIVITAS PELATIHAN PROGRAM MAHASISWA BIDANG TIK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI CALON GURU PAI (Studi di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga)

  • Muhammad Mustofa Magister PAI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Pelatihan, Teknologi Informasi, Komunikasi

Abstract

Abstract

The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta held several pieces of training, both from Student Organizations and from their own faculties. With some training available at the faculty, the author needs to examine any training that is useful for PAI students of the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training to become teachers later. Of the many existing pieces of training, one of which is the Interactive Learning Multimedia Lecture (Lectora Inspire) held by the Student Program for Information and Communication Technology at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at Sunan Kalijaga State Islamic University in Yogyakarta. This article aims to find out the training held by the Information and Communication Technology Student Program.

Abstrak

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan beberapa pelatihan, baik itu dari Lembaga Kemahasiswaan (LKM) maupun dari fakultas sendiri. Dengan beberapa pelatihan yang ada di fakultas, maka penulis perlu meneliti pelatihan apa saja yang bermanfaat bagi mahasiswa PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk menjadi guru nantinya. Dari banyaknya pelatihan-pelatihan yang ada, salah satunya adalah Pelatihan Multimedia Pembelajaran Interaktif (Lectore Inspire) yang diadakan oleh Program Mahasiswa Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pelatihan yang diadakan Program Mahasiswa Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdikbud. (1983). Administrasi Pendidikan. Jakarta: Dirjen Dikti.

Fasthea, Sholeh, dkk. (2014). Merancang Desain Multimedia Pembelajaran Interaktif: Menggunakan Software Lectora Inspire. Yogyakarta: Aura Pustaka.

Hadi, Sutrisno. (1991). Metodologi Research Jilid II. Yogyakarta: Andi Offset.

Hamalik, Oemar. (2000). Manajemen Pelatihan Ketenagakerjaan Pendekatan Terpadu. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Handoko, T. Hani. (2005). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Jakarta:Bumi Aksara.

Iskandar. (2008). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial: Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Gaung Persada.

Maunah. Binti. (2009). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Teras.

Moleong, Lexy J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mudhofir. (1987). Teknologi Instruksiona. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mulyasa, E. (2003). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia No. 16 Tahun 2010 pasal 16 ayat 1.

Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia No. 16 Tahun 2010 pasal 16 ayat 5.

Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 Tentang Guru.

Permendiknas No. 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujud, Aswarni. (1998). Matra Fungsional Administrasi Pendidikan. Yogyakarta: Perbedaan.

Suwarno. (2002). Pengantar Umum Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Undang-undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-undang RI No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.

Wasito, Wojo dan Poerwodarmito. (1977). Kamus Umum Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Jakarta: Cypress.

Wibowo, Mungin Eddy. (2001). Paradigma Bimbingan dan Konseling. Semarang: DEPDIKNAS.

Published
2018-12-30