PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PAI DALAM MENYUSUN RPP BERBASIS SAINTIFIK DI SD PIYUNGAN BANTUL TA 2016/2017

  • Asmiyati Asmiyati Kemenag Bantul
Keywords: Kompetensi Guru, Penyusunan RPP Berbasis Saintifik

Abstract

Abstract

The research aims to improve the competence of teachers PAI SD in Piyungan Bantul Regency in drawing up scientific approach based RPP. This Research Action Research shaped the school (School Action Research) collaboration between researchers and teachers. This research uses descriptive method with engineering workshop to see improvement happening from cycle to cycle the results showed that coaching through the workshop can enhance teacher competencies PAI SD in district Piyungan Bantul Regency in preparation of the RPP by using scientific approach. Increased value and competence that occurs after the execution of the workshop teachers PAI elementary school in kecamatan Piyungan Bantul Regency was amounting to 43 points. This can be seen from the results of the calculation of the increase in the average value of a participant on one cycle only gets 69 points or 2.3 later increased to 112 or 3.7 indicating is in compliance with the criteria and expectations of researchers.

 

Abstrak

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAI SD di Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul dalam menyusun RPP berbasis pendekatan saintifik. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Sekolah (School Action Research) hasil kerjasama antara peneliti dan guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik workshop untuk melihat peningkatan yang terjadi dari siklus ke siklus Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pembinaan melalui workshop dapat meningkatkan kompetensi guru PAI SD di kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul dalam penyusunan RPP dengan menggunakan pendekatan saintifik. Peningkatan nilai dan kompetensi yang terjadi setelah pelaksanaan workshop guru PAI SD di kecamatan Piyungan kabupaten Bantul adalah sebesar 43 poin. Hal ini dapat terlihat dari hasil perhitungan kenaikan rata-rata nilai peserta yang pada siklus satu hanya mendapatkan 69 poin atau 2,3 kemudian meningkat menjadi 112 atau 3,7 yang mengindikasikan sudah sesuai dengan kriteria dan harapan peneliti.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin. (1995). Kapita Selekta Pendidikan, (Islam dan Umum). Jakarta: Bumi Aksara.

Fauzan, Mohamad. (2014). Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan.

Kemendiknas, (2013). Wawancara Mendikbud Kurikulum 2013. Diakses tanggal 7 Juni 2014 dari http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/wawancara-mendikbud-kurikulum-2013

Mujib, Abdul. (2006). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Munardji. (2004). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bina Ilmu.

Naim, Ngainun. (2009). Menjadi Guru Inspiratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rudduck, Jean & Julia Flutter. (2004). How to Improve Your School. New York: Continuum.

Sardiman, A. M. (2004). Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: Rajawali.

Sastrawijaya, Tresna. (1998). Proses Belajar Mengajar Kimia. Jakarta: Depdikbud.

Schraw, Gregory dkk. (2005). Using an Interactive, Compensatory Model of Learning to Improve Chemistry Teaching. Journal of Chemical Education.

Soedijarto. (1993). Menuju endidikan nasional yang relevan dan bermutu. Dalam Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Reflective Teaching (Ed.). Jakarta: Balai Pustaka.

Supardi, Iwan. (2010). Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Melalui Bimbingan Berkelanjutan di SMP Tunas Harapan Sebawi Kabupaten Sambas Tahun 2010. Karya Ilmiah, tidak dipublikasikan. Sambas: Dinas Pendidikan Sambas Kalimantan Barat.

Syah, Muhibbin. (2004). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Published
2018-12-30