UPAYA MENANAMKAN NILAI RELIGIUS SISWA DI MAN KEDIRI 1 KOTA KEDIRI DENGAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAN TAHFIDZ AL-QUR’AN

  • Agus Mifta Surur STAIN Kediri
Keywords: Nilai Religius, Ekstrakurikuler, Tahfidz Al-Qur’an

Abstract

Abstract

Extracurricular activities in schools aim as supporting facilities for the learning process carried out in schools. Religious values ​​are the main concepts in religious life that are sacred so that they are used as guidelines for the religious behavior of citizens. The program planning for the Tahfidz extracurricular activities has the purpose of forming character and can instill the faith and piety of students. The implementation includes reading the Al-Qur'an, depositing memorization, guidance and guidance individually to provide spiritual showering, exemplary, and habituation to the implementation of extracurricular activities. This type of research is qualitative research. Planning for the Tahfidz religious extracurricular activities program in MAN 1 Kediri City aims to develop children's potential and prepare if there is an event or event. By using the sorogan method. The religious value of human relations with God, when students read and memorize the Qur'an, while religious values ​​when relations with fellow humans are behaving politely, tawadhu 'and respect, in order to keep memorizing and applying what has been understood in the Qur'an 's

Abstrak

Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah bertujuan sebagai sarana penunjang bagi proses pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah. Nilai religius adalah konsep pokok dalam kehidupan beragama yang bersifat suci sehingga dijadikan pedoman tingkah laku keagamaan warga masyarakat. Perencanaan program kegiatan ekstrakurikuler tahfidz mempunyai  tujuan  untuk membentuk karakter dan dapat menanamkan iman dan taqwa siswa. Pelaksanaannya meliputi baca tulis Al-Qur’an, menyetorkan hafalan, bimbingan dan pembinaan secara individual untuk memberikan siraman rohani, keteladanan, dan pembiasaan ke dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Perencanaan program kegiatan ekstrakurikuler keagamaan tahfidz di MAN 1 Kota kediri bertujuan untuk mengembangkan potensi anak dan menyiapkan jika ada event atau acara. Dengan menggunakan metode sorogan. Nilai religius dari hubungan manusia dengan tuhannya, saat siswa membaca dan menghafal Al Qur’an, sedangkan nilai religius saat hubungan dengan sesama manusia yaitu berperilaku sopan santun, tawadhu’ dan hormat, guna menjaga hafalan dan menerapkan apa yang telah di fahami dalam Al-Qur’an.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al –Warisy, Iskandar. (2012).Pemikiran Islam Ilmiah Menjawab Tantangan Zaman. Surabaya: Yayasan Al-Kahfi.

Al-Lahim, Khalid Bin Abdul Karil. (2000).Mengapa Saya Menghafalkan Al-Qur’an. Bandung: Rosda Karya.

Azizy, A. Qodri. (2002). Pendidikan Agama untuk Membangun Etika Sosial: Mendidik Anak Sukses Masa Depan; Pandai dan

Bermanfaat. Semarang: Aneka ilmu.

Dojosantoso. (1998).Unsur Religius dalam Sastra. Semarang: Aneka Ilmu.

Mangunwijaya. (1982).Sastra dan Religius. Jakarta: Sinar Harapan.

Muhaimin dkk. (2008).Pengembangan Model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Pada Sekolah Dan Madrasah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Patilima, Hamid. (2013).Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sahlan, Asmaun. (2010).Mewujudkan Budaya Religius di sekolah: Upaya Mengembangkan PAI dari Teori ke Aksi. Malang: UIN Maliki Press.

Subroto, Surya. (2002).Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Surur, Agus Miftakus. (2017).Formasi 4-1-5 Penakhluk Masalah (Studi Kasus: Penulisan Karya Tulis Ilmiah Proposal Skripsi STAIN Kediri 2017). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan III, Laboratorium Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, 105-113.

Published
2018-06-30
How to Cite
Surur, A. M. (2018). UPAYA MENANAMKAN NILAI RELIGIUS SISWA DI MAN KEDIRI 1 KOTA KEDIRI DENGAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAN TAHFIDZ AL-QUR’AN. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(1), 42-51. https://doi.org/10.14421/jpai.2018.151-03