Scientific Paradigm Towards World-Class University: Comparative Study on UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta and UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Sekar Ayu Aryani,1* Sunarsih Sunarsih,2 Kurnia Rahman Abadi3

   1 UIN Sunan Kalijaga
   2 UIN Sunan Kalijaga
   3 UIN Sunan Kalijaga
   * Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.14421/esensia.v18i1.1467

Abstract


The State Islamic University (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang’s scientific paradigm of Integration depicted in “the tree of knowledge”, describes the non-dichotomic scientific structure, placing the Qur’an and the Hadith as the source. With the support of a set of observations, experiments, and other scientific research procedures, the values of the Qur’an and Hadith are being articulated into scientific theories and concepts to be applied in the implementation of “Tri Dharma Perguruan Tinggi” (Three Pillars of Tertiary Education). While State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga has a scientific paradigm of the “Integration-Interconnection” which originated from the critical-philosophical study of the history of science, to be implemented in contemporary context. The formulation of the scientific paradigm is conceptualized in “the cobwebs of sciences” and applied in the academic policies and management in UIN Sunan Kalijaga. The scientific paradigm of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang and UIN Sunan Kalijaga shares similarities in terms of non-dichotomous attitude towards science, either from the Islamic tradition, Western paradigm or other scientific traditions. The difference of both lies in the emphasis of paradigm formulation. While UIN Sunan Kalijaga emphasizes some aspects of integration, UIN Maliki puts the openness attitude of Islam to all kinds of science as the point of accentuation. With regard to the application of the scientific paradigm of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang and UIN Sunan Kalijaga for the development of a world-class university, according to researchers, both are potential subject to the development toward world-class university. It is due to the openness nature both have for the development of sciences and to the higher possibility of public usage of both for community development.

[Paradigma keilmuan Integrasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang digambarkan dalam bentuk Pohon Ilmu menggambarkan struktur keilmuan non dikhotomis dimana Alqur ’an dan Hadis sebagai sumbernya. Dengan bantuan observasi dan eksperimen serta serangkaian prosedur penelitian ilmiah lainnya, nilai-nilai Alqur ’an dan Hadis dikembangkan menjadi teori dan konsep ilmu pengetahuan untuk kemudian diterapkan dalam dalam pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. Sementara UIN Sunan Kalijaga memiliki paradigma keilmuan “Integrasi-Interkoneksi” yang berangkat dari telaah kritis-filosofis terhadap sejarah ilmu kemudian didialektikakan dengan konteks kontemporer. Formulasi dari paradigma keilmuan tersebut dikonsepkan dengan “jaring laba-laba keilmuan” dan diaplikasikan dalam kebijakan akademik dan manajemen di UIN Sunan Kalijaga. Kedua, Paradigma keilmuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Sunan Kalijaga memiliki persamaan pada aspek sikap non-dikotomis terhadap ilmu pengetahuan baik yang bersumber dari tradisi Islam maupun dari Barat atau tradisi keilmuan lain.Perbedaan paradigma keilmuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Sunan Kalijaga terletak pada titik tekan formulasi paradigmanya. Jika UIN Sunan Kalijaga menekankan aspek integrasi, UIN Maliki Malang lebih pada sifat keterbukaan Islam terhadap segala jenis keilmuan. Ketiga, berkaitan dengan penerapan paradigma keilmuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Sunan Kalijaga bagi pengembangan world class university, menurut hemat peneliti kedua-duanya potensial untuk dikembangkan pada World Class University. Argumennya, karena keduanya punya sifat terbuka untuk pengembangan berbagai keilmuan dan dapat digunakan bagi pengembangan masyarakat secara lebih luas.]


Keywords


scientific paradigm; UIN Sunan Kalijaga; UIN Maliki; world-class university

Full Text:

PDF

References


Abdullah, M.Amin, “EtikaTauhidiksebagai Dasar Kesatuan Epistemologi Keilmuan Umum dan Agama (dari Paradigma Positivistik-Sekularistik Ke Arah Teoantroposentrik-Integralistik)”, in M. Amin Abdullah, et al. Menyatukan Kembali Ilmu-Ilmu Agama dan Umum: Upaya Mempersatukan Epistemelogi Islam dan Umum, Yogyakarta: Sunan Kalijaga Press, 2003.

Abdullah, M. Amin. Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006.

Abdullah, M. Amin. National Symposium of Scientific and Conference of Study on Religions in Hotel Wisma Aji Yogyakarta, 14 November 2014.

Altbach, P. & Salmi, J. (Eds.). The Road to Academic Excellence: The Making of World- Class Research Universities. Washington: The World Bank, 2011.

Azhar, Muhammad, “Telaah Reflektif Pemikiran Amin Abdullah: Dari Epistemologi ke Teori Aksi,” in Moch Nur Ichwan & Ahmad Muttaqin (ed), Islam, Agama-Agama dan Nilai Kemanusiaan: Festrchrift untuk M. Amin Abdullah. Yogyakarta: CISForm UIN Sunan Kalijaga: 2013.

Azra, Azyumardi, “Reintegrasi Ilmu-Ilmu dalam Islam”, in Zainal Abidin Bagir, et al., Integrasi Ilmu dan Agama: Interpretasi dan Aksi. Bandung: Mizan, 2005.

Barbour, Ian, Religion in An Age of Science. New York: HarperCollins Publisher, 1990

Borang Akreditasi Institusi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2015.

Denzin N. and Lincoln Y. (eds.), Handbook of Qualitative Research. London: Sage Publication Inc., 2000.

Gulick L., & Urwick, L. (eds.). Papers On The Science Of Administration. New York, NY: Columbia University Press, 1937.

Result Formula of Planning Team for World-Class University, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Haught, John F., Perjumpaan Sains dan Agama, Dari Konflik ke Dialog, terj. Fransiskus Borgias. Bandung: Mizan Pustaka, 2004.

http://berita.suaramerdeka.com/akreditasi-uin- sunan-kalijaga-langsung-raih-a/

http://diktis.kemenag.go.id/index.php?beritaptai=detil&jd=303#.VGd3HzSUeSo

http://uin-suka.ac.id/index.php/page/universitas/29-core-values

Kuntowijoyo, Islam sebagai Ilmu. Bandung: Teraju, 2005.

Likert, R. “From Production and Employee-Centeredness to Systems”. Journal of Management, Vol. 5, 1979.

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2002.

Munthe, Bermawy, et al., Sukses Belajar di Perguruan Tinggi: Sosialisasi pembelajaran di Perguruan Tinggi bagi Mahasiswa Baru UIN Sunan Kalijaga.Yogyakarta: CTSD UIN Sunan Kalijaga, 2015.

Pedoman Pengembangan Kurikulum Pokja Akademik, UIN Sunan Kalijaga, 2014.

Sallis, Edward, Total Quality Management in Education, Ahmad Ali Riyadi & Fahrurrozi (trans.). Yogyakarta: IRCiSoD, 2008.

Samsul Hady, Konversi STAIN Malang Menjadi UIN Malang.

Subhan, Edi, “Mempertanyakan Orientasi World-Class University, dalam http://www.academia.edu/407822/Mempertanyakan_Orientasi_World_Class_University

Suprayogo, Imam, Paradigma Pengembangan Keilmuan di Perguruan Tinggi: Konsep Pendidikan Tinggi yang dikembangkan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2012.

Suprayogo, Imam, Pendidikan Berparadigma Al- Quran Pergulatan Membangun Tradisi dan Aksi Pendidikan Islam. Malang: UIN Press, 2004.

Suprayogo, Imam, Tarbiyah Uli al-Albab: Dzikr, Fikr, dan Amal Shaleh: Konsep Pendidikan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2009.

Suprayogo, Imam, Universitas Islam Unggul Refleksi Pemikiran Pengembangan Kelembagaan dan Reformulasi Paradigma Keilmuan Islam. Malang: UIN Press, 2009.

Taylor, F. W. (1911). Principles of scientific management. New York, NY: Harper.

Tim Penyusun Buku Pedoman Akademik UIN Sunan Kalijaga, Pedoman Akademik UIN Sunan Kalijaga, Revised Edition 2013. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2013.

Tim Penyusun Buku Pedoman Pendidikan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Pedoman Pendidikan 2015. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2015.

Tim Penyusun Buku Pedoman Pendidikan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Visi, Misi & Tradisi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, tt.

Tim Penyusun Buku Pedoman Pendidikan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Pedoman Pendidikan 2015. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2015.

UIN Malang, “Mengembalikan Kajian Islam Berparadigma Qur ’an dan Sunnah Sebagai Upaya Melahirkan Peradaban Unggul (Dipersiapkan Sebagai Bahan Diskusi Terbatas di Kalangan Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

UIN Malang, Pedoman Pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Malang: UIN Malang, 2014.

UIN Malang, Prospektus UIN Malang. Malang: UIN Malang, 2012.

Personal Interview with Imam Suprayoga, Malang 23 October 2015.

Weber, M. The Theory Of Social And Economic Organization, T. Parsons. (terj.) New York, NY: Oxford University Press, 1947.

www.huffingtonpost.com/2013/10/12/best-universities-in-the-world_n_4032309.html


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin

ISSN 1411-3775  |   E-ISSN 2548-4729

Accredited by Director General of Research and Development Research and Development of the Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia. Decree No: 36a/E/KPT/2016

Creative Commons License

This work is licensed under
a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0).