ANALISIS MANAJEMEN SUMBER DAYA INSANI BERBASIS KOMPETENSI DI PANTI ASUHAN DAN PONDOK PESANTREN ARRODIYAH SEMARANG

Abstract

Menurut UU No. 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak dan UU
No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, bahwa anak berhak
mendapatkan perawatan, asuhan dan bimbingan berdasarkan kasih sayang,
pelayanan untuk mengembangkan kemampuan dan kehidupan sosialnya, 

pemeliharaan dan perlindungan baik semasa masih dalam kandungan maupun
sesudah dilahirkan, dan perlindungan terhadap lingkungan hidup yang
membahayakan atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak secara
wajar. Pemenuhan kebutuhan dasar ini pada hakekatnya adalah tanggung jawab
dan tugas keluarga, namun karena berbagai persoalan sosial yang ada sehingga
fungsi orang tua atau keluarga tersebut tidak berfungsi dengan baik maka panti
asuhan sebagai pengganti orang tua. Sebagai lembaga yang konsen dalam
memberikan pelayanan kesejahteraan sosial, lembaga panti asuhan sudah
selayaknya menjadi lembaga yang kuat, baik dalam aspek pendanaan terlebih
juga aspek sumber daya pengelola. Pengelolaan Sumber Daya insani pada PAPP
Arrodiyah dilakukan dengan melibatkan secara penuh para pengurus yang
notabene juga sebagai anak asuh, agar rasa kepemilikan terhadap lembaga akan
muncul.
Kata Kunci: Sumber Daya Insani, Kompetensi, Panti Asuhan, Pondok
Pesantren

https://doi.org/10.14421/jmd.2016.%25x
PDF

Authors who publish with Jurnal MD agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).