MENGARUSUTAMAKAN PELAYANAN PRIMA DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA (Analisis Strategi Fakultas Dakwah dan Komunikasi)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis strategi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga dalam mengarusutamakan pelayanan prima. Untuk mewujudkan strategi tersebut terdapat beberapa tolok ukur yang harus diimplementasikan secara konsisten yaitu kualitas layanan dengan indikator ketepatan waktu, kemudahan, biaya, dan akurasi pelayanan. Dalam kajian ini ditemukan fakta bahwa pelayanan yang ada di fakultas dirasakan masih belum prima dan terdapat beberapa beberapa kekurangan yang harus diperbaiki. Hal ini dibuktikan dengan berbagai keluhan yang muncul baik dari dosen maupun mahasiswa. Oleh karena itu terobosan dan strategi dari pimpinan untuk merubah pelayanan yang ada di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi mutlak diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terobosan dan strategi yang ditempuh oleh pimpinan fakultas untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan metode pendekatan personal, pembimbingan, pelatihan, serta implementasi reward dan punishment kepada para karyawan.

https://doi.org/10.14421/jmd.2017.31-05
PDF

Authors who publish with Jurnal MD agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).