Kemampuan Empati Mahasiswa Ditinjau Dari Latar Belakang Pendidikan Dan Pendidikan Orang Tua: Studi Terhadap Mahasiswa Prodi PGRA

  • Ichsan Ichsan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: kemampuan empat, latar belakang pendidikan mahasiswa, tingkat pendidikan orang tua

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu : Pertama, untuk  mengetahui perbedaan kemampuan empati mahasiswa  antara mahasiswa yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA )  dan Sekolah Menengah Umum (SMA/SMK). Kedua, untuk mengetahui perbedaan kemampuan empati mahasiswa ditinjau dari tingkat pendidikan orang tua mahasiswa. Hipotesis penelitian yang diajukan : Petama, tidak ada  perbedaan kemampuan empati mahasiswa  antara mahasiswa yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA)  dan Sekolah Menengah Umum. Kedua, Tidak ada perbedaan kemampuan empati mahasiswa dari  pendidikan orang tua mahasiswa yang rendah, menengah dan tinggi. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi PGRA angkatan 2013/2014 , 2014/2015, dan angkatan 2015/2016 dengan jumlah 213 mahasiswa. Alat pengumpulan data yang digunakan meliputi : angket (skala Empati) yang diadoposi dari C. Asri Budiningsih, angket Tingkat Pendidikan Orang Tua, dan dokumen. Dari hasil uji komparasi dengan menggunakan analisis varians (Anova) dua jalur diperoleh nilai F :  0,908  dengan p : 0,342  ( p  > 0,05) untuk hipoesis pertama, dan nilai F : 0,166  dengan p : 0,847 ( p ˃ 0,05) untuk hipotesis kedua. dengan hasil uji statistik dapat diambil kesimpulan : pertama, Tidak ada perbedaan kemampuan empati antara mahasiswa yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA) dan sekolah umum (SMA/SMK ). Kedua, tidak ada perbedaan kemampuan empati mahasiswa yang memiliki orang tua (ayah) dengan tingkat pendidikan rendah, menengah dan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abd. Haris, 2010. Etika Hamka Konstruksi Etik Berbasis Rasional Religius, Yogyakarta: LkiS.
Aliah B. Purwakania Hasan, Psikologi Perkemangan Islami, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2008.

Budiningsih, C. Asri, Pembelajaran Moral Berpijak pada Karakteristik Siswa dan Budayanya, Jakarta: Rineka Cipta, 2004.

Desmita, Psikologi Perkembangan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008.

Doni Koesoema A, Pendidikan Karakter, Jakarta: Grasindo, 2007.

H.A. Tilaar, Kekuasaan dan Pendidikan, Magelang: Indonesiatera, 2003.

Howe, David, Empati: Makna dan Pentingnya, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.
Hurlock, Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan,terj. Istiwidayanti, dkk, Jakarta: Erlangga, 2013.

Rohmat Mulyana, Mengaktualisasikan Pendidikan Nilai, Bandung: Alfabeta, 2004.
Sugihartono, dkk, Psikologi Pendidikan, Yogyakarta: UNY Press, 2007.

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D), Bandung: Alfabeta, 2010.
Syamsu Yusuf, . Psikologi Belajar Agama (Perspektif Agama Islam), Bandung: Pustaka Bani Quraisy.2005.

Tim CTSD, dkk, Sukses di Perguruan Tinggi, Yogyakarta: CTSD UIN Sunan Kalijaga, 2015.
Tohirin, Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.2005.

William Crain, Teori Perkembangan Konsep dan Aplikasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Yusuf, Syamsu, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Bandung: Rosdakarya, 2005.

Zamroni, Pendidikan dan Demokrasi dalam Transisi (Prakondisi menuju era Glabalisasi), Jakarta: PSAP Muhammadiyah, 2007.
Published
2017-06-29
Section
Articles