Tinjauan Komperhensif: Sintesis dan Karakterisasi Kompleks Zn(II)
Main Article Content
Abstract
Senyawa kompleks Zn(II) merupakan salah satu kelompok senyawa koordinasi yang banyak dikaji karena memiliki kestabilan yang baik, bersifat non-redoks, relatif tidak toksik, serta menunjukkan fleksibilitas geometri koordinasi yang tinggi. Karakteristik tersebut menjadikan kompleks Zn(II) berpotensi luas untuk dikembangkan dalam berbagai bidang, seperti kimia koordinasi, material, lingkungan, dan biologi. Artikel review ini bertujuan untuk menganalisis dan merangkum hasil penelitian mengenai sintesis kompleks Zn(II) yang telah dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional. Fokus pembahasan meliputi jenis ligan yang digunakan, metode sintesis, teknik karakterisasi, serta sifat dan aplikasinya. Ligan yang umum digunakan antara lain ligan organik dan polidentat seperti Schiff base, EDTA, flavonoid, serta ligan heterosiklik. Metode sintesis yang paling banyak diterapkan adalah metode larutan dengan pengendalian kondisi reaksi, seperti jenis pelarut, pH, suhu, dan rasio molar logam terhadap ligan. Teknik karakterisasi yang sering digunakan meliputi FTIR, UV-Vis, XRD, analisis termal, dan pengukuran konduktivitas. Kompleks Zn(II) yang dihasilkan banyak diaplikasikan sebagai antibakteri, inhibitor enzim, material fungsional, serta agen lingkungan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa ligan dengan atom donor nitrogen dan oksigen berperan penting dalam menentukan stabilitas serta geometri koordinasi kompleks, baik tetrahedral maupun oktahedral. Secara umum, pembentukan kompleks dengan ion Zn(II) mampu meningkatkan sifat fungsional dan kestabilan senyawa dibandingkan ligan bebasnya.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0)
References
Adiba, N. A., Purwonugroho, D., Srihardyastutie, A., & Prananto, Y. P. (2024). Crystallization of [Zn(Pyrazinamide)2(Cl)2] Complex and In Vitro Antibacterial Activity of the Complex Against E. coli and S. aureus. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 27(9), 436-443.
Dasna, I. W., Mariyam, D., Farida ,.N, Wijaya ,H. (2022). Studi Karakterisasi Senyawa Kompleks dari Zn(II) Klorida. Jurnal Riset Kimia,15(1), 58-67.
Handayani, N. C., Shafira, P. N., & Fadhilah, S. G. (2021). Potensi Pengembangan Agen Antibakteri dari Senyawa Kompleks Logam Transisi di Indonesia. The Indonesian Green Technology Journal. 1(10), 9-20.
Hermawati, E. S., Suhartana, & Taslimah. (2016). Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks Zn(II)-8-Hidroksikuinolin. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 19(3), 94-98.Qodri A.A., 2011, Fotodegradasi Zat Warna Remazol Yellow FG dengan Fotokatalis Komposit TiO2/SiO2, Surakarta : Universitas Sebelas Maret Jurusan Kimia.
Indriyanti, R., Effendy, & Fariati. (2022). Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks Zink(II) Sulfat dan 1,4-Bis(Difenilfosfino) Butana dengan Stoikiometri 1:1. Jurnal MIPA dan Pembelajarannya, 2(5), 357-363.
Jacob, W. T., Roland, G. S. M., Aaron, G.,& Heather, J. K. (2025). Graph neural networks for predicting metal-ligand coordination of transition metal complexes. Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), 122(41), 1-12.
Jain, S., & Joshi, B. S. (2021). Synthesis and Characterization of Zinc (II) Complexes with Pyruvic Acid Salicylhydrazone. Rasayan Journal of Chemistry, 14(3), 1514-1520.
Lely, N., Yulisa, S., & Sirumapea, L. (2019). Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks Zn(II) Sulfametoksazol dan Schiff Base dari Sulfametoksazol dan Vanillin serta Uji Aktivitas Antibakteri Salmonella thypi. Jurnal Penelitian Sains, 21(2), 101-106.
Mahreni ,M., Ristianingsih ,Y.,& Suhascaryo, N. (2020). Sintesis dan Aplikasi Material Baru Kerangka Logam Organik (Metal Organic Framework, MOF). Yogyakarta: LPPM UPN Veteran Yogyakarta.
Muratov, B. A., et al. (2024). Synthesis of the Complex Compounds of Zn (II) and Co (II) with Isoniazid (Pyridine-4-Carbohydrazide). International Journal of Engineering Trends and Technology, 72(8), 244-252.
Muthia, A., Gusrizal, & Destiarti, L. (2022). Sintesis Kompleks Zn(II) dengan Asam Humat Menggunakan Variasi pH dan Konsentrasi. E-Jurnal Kimia Khatulistiwa, 10(1), 1-8.
Putri, A. L., Setyawati, H., & Sumarsih, S. (2019). Sintesis, Karakterisasi dan Uji Aktivitas Senyawa Kompleks Zn(II)-Katekin Sebagai Inhibitor Enzim Lipase. Jurnal Kimia Riset, 4(1), 33-39.
Rahmalia, W., Prayitno, D. I., Adhitiyawarman, & Septiani. (2023). Sintesis dan Uji Fotostabilitas Kompleks Zn(II)-Astaxanthin. Jurnal Riset Kimia, 14(1), 51-60.
Setyawati, H., Sumarsih, S., & Ayuningtyas, S. (2017). Sintesis dan karakterisasi senyawa kompleks Zn(II)-EDTA sebagai senyawa antialga pada cooling water industri. Jurnal Kimia Riset, 2(1), 43–50.
Sumarsih, S., Putri, A. L., & Setyawati, H. (2019). Sintesis, karakterisasi dan uji aktivitas senyawa kompleks Zn(II)-katekin sebagai inhibitor enzim lipase. Jurnal Kimia Riset, 4(1), 33–39.
Ulum, B., Kurniawan, F., & Ulfin, I. (2018). Sintesis Senyawaan Seng Secara Elektrolisis. Jurnal Sains dan Seni ITS, 7(2), 15-17.